Senin, 10 November 2014

Kesibukanku Bersama Keluarga Kecilku

Hari berganti hari dan bulanpun berganti bulan. Tak terasa kedua anak sholehku (Nayla Zain dan Zaky Akhmad) sekarang makin tumbuh besar dan cerdas. Terkadang saya merasa berdosa karena tak dapat menemani mereka sepanjang waktu pada masa pertumbuhannya di tahun tahun yang lalu, hal itu karena  saya harus membagi waktu saya untuk bekerja. Mungkin kerepotan saya saat ini sudah mulai lebih berkurang karena sekarang Kak Nayla sudah kelas 2 SD dan Dek Zaky TK B sehingga kami lebih banyak bersama, tidak seperti dulu ketika Kak Nay duduk di bangku Tk dan Dek Zaky belum sekolah karena saya harus membagi waktu untuk mengantar sekolah kakaknya dan menitipkan adik nya di TPA Griya Asyik, sehingga hal itu yang membuat saya lebih sering datang terlambat ke kantor. Apa boleh buat itu tanggungjawab saya sebagai seorang Ibu sehingga apapun resiko yang harus saya hadapi di kantor tidak akan mengubah saya untuk melepas tanggung jawab saya terhadap kedua anak sholehku.

Rutinitas harian Kami saat ini alhamdulillah sering kami lakukan bersama. Kak Nay dan Dek Zaky selalu bangun jam 5 pagi setelah saya selesai mempersiapkan sarapan pagi untuk mereka selepas sholat tahajud, kemudian kami sholat subuh bersama tanpa Abahnya, karena beliau harus ke masjid . Saya senang karena alhamdulillah meskipun rutinitas pagi ini berat bagi ke dua anak sholehku namun ternyata Kak Nay dan Dek Zaky sudah mulai terbiasa dengan rutinitas pagi itu. Setelah mereka mandi dan sarapan selepas kami shalat subuh bersama, kami segera meninggalkan rumah pukul 06.00 menuju ke sekolah Kakak dan Adik yang berjarak sekitar 4 km sehingga seperempat jam waktu yang kami butuhkan untuk menuju ke TK-SD Tunas Harapan.

Setelah melepas mereka untuk belajar di sekolah, kemudian saya segera berangkat ke kantor sehingga Alhamdulillah sekarang saya hampir tidak pernah datang terlambat ke kantor bahkan saya lebih sering datang lebih awal dari teman teman kerja saya. Dan alhamdulillah lagi saya bisa bertemu dengan mereka kembali pukul 17.00 setelah mereka pulang dari belajar mengaji yang merupakan rutinitas harian sore mereka. Saat ini saya berasa sangat dekat sekali dengan mereka, karena dalam sehari kami berutinitas, hanya 4 jam saja kami berpisah dari pukul 13.00 - 17.00 wib karena mereka harus bobok siang dan mengaji di TPQ.

Rutinitas kami bersama sehari hari ternyata masih belum cukup untuk mereka dan mereka masih saja berkata "Umi kok kerja terus sih?". Saya mulai memutar otak, mungkin hal ini karena mereka jenuh dengan rutinitas belajar dan belajar yang mereka lakukan setiap hari. Dengan segerapun saya meminta Abahnya untuk meluangkan waktunya mengajak anak- anak weekend untuk melepas penat dan jenuh dengan rutinitas harian. Biar terlihat kompak saya siapkan kaos yang sama untuk Abah, Adik dan Kakak Pollo Yellow shirt



Alhamdulillah hari minggu kmrn (9/11) kami sempatkan untuk berlibur bersama anak ponakan saya ke banaran swimming pool dan cimory. Kami memilih Banaran Swimming Pool karena anak anak paling suka berenang. Kami bertiga berenang bersama menikmati segarnya air kolam dan bermain dengan mainan yang ada di sana. Dek Zaky begitu bersemangat bolak balik main plorotan air meskipun dia belum bisa berenang layaknya Kakaknya.



Kak Nayla juga seneng sekali, dia selalu minta ditemani di kolam renang dengan kedalam 1,5 m, mungkin karena kakak lebih merasa tertantang jika berenang di kedalaman 1,5 m meskipun tinggi badannya sangat kurang dengan kedalaman kolam renang seukuran itu. Melihat mereka di wahana berenang rasanya lega sekali, sepertinya mereka sangat menikmati liburannya.

Setelah kami capek berenang kami segera menuju ke cimory. meskipun adik dan kakak sempat tertidur sepanjang perjalanan menuju cimory.  Pemandangan yang luar biasa bagus karena jarang sekali kami temui pemandangan indah seperti ini. "Narsis dulu ah" biar punya kenangan kl kita pernah ke tempat ini. Sesampainya di cimory adik dan kakak segera bangun karena mereka tidak ingin melewatkan moment ini untuk melihat pabrik susu, peternakan sapi perah, perkebunan yang ada di sekitar peternakan sapi perahnya dan melihat para peternak yang sedang memerah susu dan memberi makan sapi Australia yang dipelihara di peternakan itu.

Seneng rasanya ketika kita mulai memasuki perkebunan dan peternakan sapi perahnya, untuk masuk ke wisata perkebunan dan peternakan di sana hanya dikenai HTM yang sangat murah yaitu Rp 5.000 aja gratis Duo Milk seharga Rp3.000,-.  "murah kan?" Dek Zaky  yang pemberani terlihat sedang mengelus kepala sapi australia itu.Senengnya punya anak yang pemberani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar