Rabu, 20 Agustus 2014

Kesempatanku Berprestasi


Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, kata kata itulah yang selalu kupegang dalam benakku setelah aku mengalami kegagalan di seleksi Pustakawan berprestasi yang diadakan oleh Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah pada tanggal 25 Juni 2014. Hal itu tidak mematahkan semangatku untuk terus ikut kompetisi tersebut, karena aku ingin mengukur sejauh mana kemampuannku dibidang kepustakawanan. tak terasa hampir 11 tahun aku belajar tentang perpustakaan dan kepustakawanan, tapi sampai sekarang aku belum bisa memberikan yang terbaik untuk institusi tempat aku bekerja. sungguh tidak bergunanya diriku untuk institusiku. Semakin kecilnya dan tidak bergunanya diriku membuat aku terus semangat untuk memberikan yang terbaik. selang 2 bulan setelah kompetisi tersebut alhamdulillah Allah Swt memberiku kesempatan lagi di seleksi Pustakawan berprestasi tingkat Unissula yang diadakan  tanggal 7 Agustus 2014 lalu, dan Alhamdulillah dengan izin Allah aku mendapat kesempatan mewakili Unissula di tingkat kopertis, dalam waktu 2 minggu aku harus mempersiapkan karya uggulan untuk disajikan ke tingkat kopertis. Dengan semangat dan usaha keras, aku berusaha memberikan sesuatu yang berbeda ditingkat kopertis. Aku mengangkat tema Personal Branding Pustakawan dalam kompetisi tersebut. akhirnya pada tanggal 19 Agustus yang lalu dengan usaha kerasku, aku mengikuti kopetisi di kopertis. Syukur alhamdulillah untuk kedua kalinya Allah memberiku kesempatan lagi, kali ini tantangannya lebih berat lagi karena harus mewakili kopertis 6 Jawa Tengah ke tingkat Nasional. untuk mengikuti seleksi pemilihan Pustakawan berprestasi tingkat Nasional 2014. Bismillah semoga langkahku di kompetisi tingkat Nasional dimudahkan Allah Swt. Bapak, Mamah, Suami, anak anakku serta teman temanku  tersayang, mohon doanya ya? untuk maju kompetisi pustakawan berprestasi tingkat Nasional.